RSS

Dua Rumah Tertimpa Longsor di Batang Kapas

20 Sep

tanah-longsor aie tajun

Ancaman longsor intai keselamatan enam kepala keluarga di kampung Aia Tajun Pasar Kuok nagari IV Koto Hilia Kecamatan Batang Kapas. Saat ini dua kepala kelauarga dari enam keluarga yang tinggal di lereng bukit Aia Tajun kampung itu telah meninggalkan rumah, Sebab  hujan deras yang terjadi Minggu malam (18/9), telah menimbun sebagian badan rumah milik Tekjus 65 (janda) dan Sihar 41 janda. Bahkan ancaman longsor masih akan terus berlangsung terutama jika hujan masih terus turun. 

Saat ini  11 jiwa yang mendiami dua unit rumah itu tekah mengungsi di rumah warga lainya, namun empat kepala keluarga lainya masih terlihat bertahan.

Tekjus 65, janda yang tinggal bersama  3 cucu itu merasa takut untuk kembali kerumah. Sebab sebagain dinding rumahnya telah tertimbun material longsor berupa tanah bercampur batu.

“Sebagian dinding rumah saya telah tertimbun akibat lonsor pada Minggu (18/9) pukul 20.00 WIB. Saat itu hujan masih terus mengguyur, kuatir akan datang lonsor lebih besar, sehingga tiga cucu saya yang sedang lelap tidur masih usia Sekolah Dasar itu, saya bangunkan untuk segera keluar rumah. Saat itu saya mendengar bunyi dentuman gemuruh kecil dari sampung rumah arah bukit, bunyi itu ditimbulkan karena gesekan tanah yang disertai batu-batu kecil. Beruntung saat itu saya terbangun dan segera berlarian keluar rumah bersama tiga cucu saya ini,” ujarnya.

Dikatakanya, bersamaan dengan suara gemuruh itu, ia juga mendengar suara memanggil dari luar rumah untuk segera lari. Namun saat itu saya baru sadar masih ada diatara cucunya yang masih di dalam rumah dan segera membangunkanya untuk lari keluar.

Saat berada di luar rumah itu, Tekjus mengaku menyaksikan sebagian dinding rumahnya yang tertimbun longsor kiriman air bah hingga sebagain atap rumah. “Beruntung saat itu ada sebatang pohon besar di dekat rumah yang menahan longsor yang turun dari bukit, sehingga tekanan air tidak menjadi kuat dan merobohkan semua sisi bangunan,” ungkapnya.

Wali Nagari IV Koto Hilia kecamatan Batang Kapas, Antosias, didampingi kepala kampung Pasar Kuok Taswir,  menjelaskan kalau pihaknya telah meminta kepada enam kepala keluarga yang tinggal di lereng bukit itu untuk meninggalkan rumah.”Demi keselamatan, saya memang telah meminta empat kepala keluarga lainya untuk meninggalkan rumahnya, sebab ancaman lonsor masih akan terus terjadi,,” ungkapnya.

http://www.padang-today.com

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 20 September 2011 in Berita Batang Kapas Kini

 

Tag: , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s