RSS

Program Satu Keluarga Satu Guru

18 Sep

Program Aksi IKAHI JAYA

Satu Keluarga Satu Guru

Suatu ketika saya lihat sebuah grup di facebook yang bernama “Satu Keluarga Satu Guru”.  Dalam hati, saya berkata, ini adalah satu program peduli yang patut disambut baik dengan kepedulian pula, setidaknya peduli untuk ikut berpartisipasi mensosialisasikan program ini. Oleh karena itu makanya saya jadi ingin sedikit mengulas informasinya dan mempostingnya di Blog ini,

Seperti yang diinformasikan, program ini bernama “Program Peduli SATU KELUARGA SATU GURU untuk Pengembangan Pendidikan Agama di Kec. Batang Kapas, dimana tahap awal program ini dilaksanakan di MDA Baitul Makmur – IV Koto Hilir. Untuk tahap selanjutnya akan dikembangkan ke nagari-nagari lain seperti IV Koto Mudik dan Taluak. Diharapkan dimasa mendatang, setiap desa di kec. Batang Kapas yang menyelengarakan kegiatan pendidikan keagamaan bisa terbantu melalui program ini.

Program ini diluncurkan oleh Himpunan Keluarga Batang Kapas (HKB) se Jabodetabek dan sekitarnya, bekerja sama dengan organisasi nagari, diantaranya Ikatan Keluarga IV Koto Hilir (IKAHI JAYA) se Jabodetabek sebagai organisasi perantau asal kecamatan Batang Kapas  terpanggil untuk ikut berbuat bersama-sama dengan dunsanak dikampuang halaman membantu pengembangan penyelenggaraan pendidikan agama ini.

Santri MDA Masjid Baitul Makmur

Program “SATU KELUARGA SATU GURU” ini bertujuan untuk:

  1. Membantu kelangsungan proses penyelenggaraan pendidikan agama di kecamatan Batang Kapas.
  2. Meningkatkan rasa solidaritas dankepedulian warga perantauan terhadap kampung halaman dalam hal pendidikan moral melalui pendidikan agama.
  3. Membantu meningkatkan kemampuan dan keterampilan ibadah shalat, baca tulis Al Qur’an dan pengamalan Akhlakul Karimah dalam kehidupan sehari-hari, khususnya generasi muda.

Untuk tujuan tersebut di atas Program “Satu Keluarga Satu Guru” ini berusaha menghimpun dana dari keluarga-keluarga yang ikut berpartisipasi dengan ikhlas untuk tanggungan honor satu orang guru dalam satu bulan yang disebut satu paket dengan jumlah tertentu.

Himpunan Keluarga Batang Kapas

Lebih jelasnya seperti yang diuraikan berikut:

1. SATU KELUARGA;

Pengertian Satu Keluarga yang dimaksud disini tidak terbatas pada satu kelompok keluarga dalam satu rumah tangga saja tetapi bisa gabungan dari beberapa orang, lingkungan/kelompok tertentu, atau gabungan beberapa keluarga yang membentuk satu kelompok keluarga.

2. SATU GURU:
Maksudnya adalah tanggungan Satu Keluarga terhadap honor Satu orang Guru dalam satu bulan (selanjutnya disebut satu paket). Jumlah paket bantuan yang diberikan tidak dibatasi, bisa 1 paket, 2 paket dst.

3. BESARAN TANGGUNGAN SATU PAKET:
Berdasarkan penjelasan dari Pengurus MDA saat ini, besaran tanggungan honor untuk satu orang guru pada saat proposal ini dibuat rata-rata Rp. 200.000,- per bulan. Sehingga untuk tahap awal ditetapkan besaran tanggungan untuk satu paket adalah Rp. 200.000,-, pada masa mendatang, diharapkan besaran ini bisa ditingkatkan sesuai dengan perkembangan dan kemampuan program ini nantinya.

Kepedulian yang melahirkan Program Satu Keluarga Satu Guru ini nampaknya berawal dari keprihatinan terhadap kondisi perkembangan pendidikan keagamaan generasi muda di Batang Kapas, khususnya MDA MasjiD Baitul Makmur( sebagai sasaran program tahap awal), dengan segala kekurangan dan kelebihannya. Meskipun, dengan berbekal spirit sosial dan keagamaan sampai saat ini, masih tetap eksis dengan jumlah santri 153 orang (4 kelas) dan 6 orang guru, tetapi alasan klasik tentang ketersediaan sarana-prasarana dan pendanaan sampai saat ini masih menjadi kendala yang sangat mengganggu bagi penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar. Dengan demikian kerja keras penyelenggara MDA sangat diharapakan tetap terjaga dan tentunya partisipasi seluruh masyarakat baik di kampung maupun di rantau sangat dibutuhkan.

Secara lebih detail penggagas program ini ternyata telah mengkaji dan menganalisa sumber pemasukan dan kebutuhan dalam penmyelenggaraan operasional pendidikan di MDA Baitul Makmur seperti berikut:

Biaya Operasional MDA:

A. Sumber Pemasukan:
1. Sumbangan dari Masjid Baitul Makmur = Rp. 350.000,- perbulan
2. SPP dari Santri @ Rp. 5000,- = Rp. 500.000,- (rata2 terkumpul perbulan)
3. Sumbangan dari Dep. Agama Pessel. = Rp. 50.000.- (diberikan per 6 bulan sekali)
4. Sumbangan lainnnya yg tidak tetap = – (jarang sekali)
Jumlah rata2 (yang relative tetap) = Rp. 900.000,- perbulan

B. Kebutuhan Biaya Operasional MDA:
1. Honor 6 Guru = Rp. 1.200.000,- perbulan
2. Alat Tulis, Buku, Administrasi, dll. = Rp. 150.000,- rata2 perbulan
Jumlah (rata-rata biaya) = Rp. 1.350.000,- perbulan

C. Saldo:
Saldo perbulan adalah minus Rp.450.000,- perbulan. Akibat kekurangan yang terjadi, maka sering dilakukan penundaan ataupun pemotongan gaji guru dengan cara mengurangi jam mengajar guru sembari menunggu kalau ada pemberian bantuan dari donatur.

Maka berdasarkan itulah kepedulian dan partisipasi masyarakat di rantau dan di kampung halaman sangat  dibutuhkan untuk kelansungan pendidikan agama bagi generasi muda tersebut.

Harapannya adalah jadilah keluarga-keluarga yang ikut menghimpun dana untuk tujuan tersebut di atas. Informasi Kontak lebih lanjut dapat menghubungi salah seorang pengurusnya, Ir. Fauzan Az.

Email: fauzan_3a@yahoo.co.id                                                                                                                     Kantor: Komplek Pemda DKI Pondok Kelapa – Jakarta Timur                                                                           Bank BCA No rek. 252 0406 894 (a/n Fauzan AZ).

Mau bergabung dengan “Satu Keluarga Satu Guru” di facebook? klik disini

 
4 Komentar

Ditulis oleh pada 18 September 2011 in Batang Kapas Pessel

 

Tag: , , ,

4 responses to “Program Satu Keluarga Satu Guru

  1. Mochammad

    18 September 2011 at 01:44

    Keren programnya. Bagus untuk ditiru dan diterapkan di daerah-daerah lainnya.
    🙂 Salam,

    Mochammad
    http://mochammad4s.wordpress.com
    http://piguranyapakuban.deviantart.com

     
    • Eri

      18 September 2011 at 14:59

      Kita salut dengan pencetus dan penggeraknya, mudah-mudahan program ini berjalan dengan lancar dan mungkin juga dapat ditiru dan diterapkan di daerah lain. Semoga saja.

       
  2. Jufriyadi

    19 September 2011 at 19:56

    Smoga Allah SWT membalasi dengan pahalayang berlipat ganda, amiiinnnn…

     
  3. fauzan

    7 November 2011 at 13:10

    Alhamdulillah, terima kasih pak guru, mencoba berbuat dalam kesibukan rutinitas ibukota yg luar biasa, sedikit memang, mudah2an bisa bertahan, terima kasih dukungannya.

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s